Jay Idzes Jadi Incaran Serius AC Milan pada Bursa Transfer 2026
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, kini jadi pusat perhatian dalam bursa transfer Eropa. Harga pemain bertahan Sassuolo itu diprediksi melonjak tajam hingga Rp388 miliar saat bursa musim dingin 2026 dibuka. Klub raksasa Serie A, AC Milan, disebut-sebut tengah menyiapkan proposal transfer untuk memboyong Idzes ke San Siro.
Ketertarikan AC Milan bukan tanpa alasan. Penampilan Jay Idzes bersama Sassuolo dinilai konsisten dan tangguh sejak awal musim. Ia langsung dipercaya menjadi pemain utama, meski baru bergabung dari klub sebelumnya pada musim panas 2025. Dalam 12 penampilannya sejauh ini, Jay menunjukkan performa bertahan yang disiplin dan mampu membaca permainan dengan baik.
Ketertarikan AC Milan Diungkapkan Jurnalis Italia
Ketertarikan Rossoneri terhadap Jay Idzes disampaikan oleh Luca Cilli, jurnalis olahraga asal Italia yang kerap membahas bursa transfer Serie A. Melalui platform X, Luca mengungkapkan bahwa AC Milan kini sedang memprioritaskan pencarian bek tengah baru yang memiliki karakter kuat dan kemampuan distribusi bola baik dari lini belakang.
Jay Idzes dinilai memenuhi kriteria tersebut. Dengan postur tinggi, gaya bermain agresif, serta kepemimpinan yang matang di usia 25 tahun, Jay menjadi solusi potensial untuk pertahanan Milan yang kehilangan konsistensi musim ini.
“Jay Idzes adalah salah satu nama yang serius dipantau Milan. Mereka butuh bek muda yang sudah teruji, dan Jay punya semua itu,” tulis Luca dalam laporannya.
Baca Juga : “5 Pebulu Tangkis Cantik Tampil di BWF Finals 2025, Ini Daftarnya“
Lonjakan Harga Jadi Penghalang Utama Transfer
Namun, meski minat sudah muncul, realisasi transfer Jay Idzes bukan hal mudah. Sassuolo tampaknya enggan melepas pemain andalannya itu dalam waktu dekat. Selain itu, harga pasar Jay kini sudah mencapai €10–12 juta (sekitar Rp194–233 miliar), menurut laporan dari akun X @TimnasXtra pada 6 Desember 2025.
Yang lebih menarik, nilai transfer Jay diprediksi melonjak menjadi €20 juta atau setara Rp388 miliar saat bursa musim dingin 2026. Lonjakan harga ini disebabkan oleh performa cemerlang sang pemain serta meningkatnya minat dari sejumlah klub Serie A lainnya seperti Lazio dan Atalanta.
Kenaikan ini menimbulkan pertanyaan penting: apakah AC Milan siap menggelontorkan dana sebesar itu untuk seorang pemain bertahan? Dalam beberapa musim terakhir, Milan cenderung berhati-hati dalam mengeluarkan dana besar, terutama untuk pemain yang belum punya jam terbang di kompetisi Eropa level atas.
Rekam Jejak dan Peran Jay Idzes di Timnas Indonesia
Jay Idzes mulai mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia sejak resmi membela Timnas Garuda. Ia membawa karakter kuat dari sepak bola Eropa yang mampu meningkatkan kualitas lini belakang tim nasional. Kombinasi ketenangan, kemampuan duel udara, serta visi bermain membuatnya jadi figur sentral dalam skema pelatih Shin Tae-yong.
Pengalaman bermain di liga kompetitif seperti Serie A juga menjadi nilai tambah bagi Jay. Ia menjadi salah satu dari sedikit pemain Indonesia yang mampu tampil reguler di lima liga top Eropa.
AC Milan Butuh Penguatan di Lini Belakang
AC Milan sendiri tengah mengalami krisis konsistensi di sektor pertahanan. Cedera yang dialami pemain-pemain kunci seperti Simon Kjaer dan Fikayo Tomori memaksa pelatih Stefano Pioli mencari alternatif yang solid. Bek muda seperti Thiaw dan Kalulu dinilai masih belum stabil dalam situasi tekanan tinggi.
Jay Idzes, dengan pengalaman di Serie A dan peran sebagai pemimpin di lapangan, dianggap bisa langsung beradaptasi. Usianya yang masih produktif juga menjadikannya investasi jangka panjang yang menjanjikan.
Kendala Finansial Bisa Jadi Tantangan
Meski AC Milan termasuk klub besar, mereka dikenal cukup konservatif dalam belanja pemain. Apalagi setelah proyek pembangunan ulang skuad beberapa musim terakhir yang lebih fokus pada pemain muda bertalenta.
Angka Rp388 miliar jelas bukan nominal kecil untuk Milan, apalagi untuk pemain yang baru satu musim di Serie A. Namun, jika Jay terus tampil konsisten hingga Januari 2026, bukan tidak mungkin harga itu justru dianggap wajar oleh manajemen klub.
Skenario lain yang mungkin terjadi adalah Milan mencoba merekrut Jay dengan skema pinjaman plus opsi beli di akhir musim. Strategi ini sebelumnya berhasil saat mendatangkan Fikayo Tomori dari Chelsea.
Kompetisi dari Klub Lain Mulai Muncul
Selain AC Milan, beberapa klub Serie A lainnya mulai menunjukkan minat terhadap Jay Idzes. Lazio, Fiorentina, dan Atalanta disebut-sebut mulai memantau perkembangan sang pemain. Bahkan, ada rumor bahwa klub Bundesliga juga sedang menjajaki kemungkinan memboyong Jay musim panas mendatang.
Situasi ini membuat persaingan kian sengit, dan Sassuolo kemungkinan besar akan melepas sang pemain kepada penawar tertinggi. Jika Milan tidak bergerak cepat, mereka bisa kehilangan momentum untuk mengamankan tanda tangan Jay.
Penutup: Masa Depan Jay Idzes Jadi Sorotan di Bursa Transfer 2026
Performa dan reputasi Jay Idzes kini berada di puncaknya. Sebagai kapten Timnas Indonesia dan andalan di Serie A, ia sedang menjalani momen penting dalam karier profesionalnya. Ketertarikan dari klub besar seperti AC Milan menegaskan nilai dan potensi sang pemain.
Namun, pertanyaannya tetap sama: apakah AC Milan siap membayar mahal untuk Jay Idzes? Dengan bursa transfer musim dingin 2026 yang tinggal hitungan minggu, saga ini diprediksi akan menjadi salah satu cerita besar yang paling dinanti publik sepak bola Indonesia dan Eropa.
Jika benar terealisasi, transfer ini bisa menjadi lompatan besar dalam karier Jay dan menjadi tonggak sejarah baru bagi sepak bola nasional.
Baca Juga : “Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Dilirik 5 Klub Top Eropa“











