Dua Assist Mengangkat Peran Cucurella di Lini Kiri
kabardetik.id – Marc Cucurella menjadi salah satu tokoh penting dalam kemenangan Spanyol atas Austria pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Bek kiri La Furia Roja itu tampil agresif, disiplin, dan efektif saat membantu timnya menang 3-0 di SoFi Stadium, Inglewood, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB.
Spanyol langsung mengambil kendali permainan sejak awal laga. Tim asuhan Luis de la Fuente menekan Austria melalui penguasaan bola rapi, pergerakan antarlini cepat, serta serangan dari kedua sisi lapangan.
Cucurella menjadi pemain yang paling menonjol di sisi kiri. Ia aktif naik membantu serangan, membuka ruang, dan mengirim umpan berbahaya ke kotak penalti Austria.
Gol Dianulir, Cucurella Tetap Menjawab dengan Kontribusi Besar
Cucurella sempat mencetak gol pada menit ke-29. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah menilai Pau Cubarsi lebih dulu melakukan pelanggaran terhadap kiper Austria.
Keputusan itu tidak menurunkan intensitas permainan Spanyol. Enam menit berselang, Cucurella mengirim umpan matang yang berhasil diselesaikan Mikel Oyarzabal menjadi gol pembuka.
Pada babak kedua, Spanyol semakin nyaman menguasai laga. Pedro Porro menggandakan keunggulan setelah serangan yang diawali dari pergerakan Cucurella dan diteruskan Alex Baena.
Cucurella kembali mencatat assist menjelang akhir pertandingan. Umpannya membantu Oyarzabal mencetak gol kedua sekaligus menutup kemenangan Spanyol menjadi 3-0 pada menit ke-89.
Baca Juga : “Prediksi Kolombia vs Ghana: Duel Sengit Perebutkan Tiket Babak 16 Besar“
Spanyol Siapkan Duel Berat Melawan Portugal
Kemenangan atas Austria memastikan Spanyol melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Hasil ini juga mempertegas status La Furia Roja sebagai salah satu tim yang tampil konsisten di fase gugur.
Portugal sudah menanti sebagai lawan berikutnya. Duel tersebut diprediksi berjalan ketat karena kedua tim sama-sama memiliki materi pemain berkualitas dan tradisi kuat di turnamen besar.
Bagi Spanyol, performa Cucurella menjadi modal penting. Jika mampu menjaga konsistensi, lini kiri La Furia Roja bisa kembali menjadi senjata utama saat menghadapi Portugal.
