Prancis vs Senegal: Mbappé Lampaui Rekor Giroud

kabardetik – Kylian Mbappé mencatatkan sejarah ketika membawa Timnas Prancis mengalahkan Senegal dengan skor 3-1 pada pertandingan pembuka Grup I Piala Dunia 2026. Kapten Les Bleus tersebut mencetak dua gol sekaligus melewati rekor Olivier Giroud sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Prancis.

Pertandingan Prancis vs Senegal berlangsung di New York New Jersey Stadium pada Selasa, 16 Juni 2026. Mbappé sempat kesulitan mengembangkan permainan pada babak pertama, tetapi tampil menentukan setelah jeda dengan mencetak gol ke-57 dan ke-58 untuk negaranya.

Kemenangan tersebut memberi Prancis tiga poin penting dalam persaingan Grup I. Hasil itu juga memperkuat status Mbappé sebagai pemain utama dalam upaya Les Bleus merebut kembali gelar dunia.

Senegal Memberikan Tekanan Serius pada Babak Pertama

Prancis tidak langsung menguasai pertandingan meskipun datang sebagai salah satu tim unggulan. Senegal tampil berani, agresif, dan mampu menekan lini tengah pasukan Didier Deschamps sejak menit awal.

Nicolas Jackson dan Ismaila Sarr mendapatkan peluang yang mengancam pertahanan Prancis. Senegal juga berhasil mengganggu aliran bola Les Bleus sehingga Mbappé, Michael Olise, Ousmane Dembélé, dan Désiré Doué kesulitan menciptakan ruang.

Prancis beberapa kali kehilangan bola akibat umpan yang kurang akurat. Les Bleus juga belum mampu memaksimalkan kecepatan para pemainnya untuk menembus pertahanan Senegal yang dipimpin Kalidou Koulibaly.

Kiper Senegal, Édouard Mendy, tampil sigap saat Prancis mulai menciptakan peluang. Namun, Senegal gagal mengubah periode permainan positif tersebut menjadi gol sebelum turun minum.

Michael Olise Membantu Mbappé Menyamai Rekor Giroud

Prancis meningkatkan intensitas serangannya setelah memasuki babak kedua. Pergerakan Olise dari lini serang mulai membuka celah di antara pemain bertahan Senegal.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-66. Olise mengirimkan umpan yang berhasil dimanfaatkan Mbappé melalui penyelesaian terukur untuk menaklukkan Mendy.

Gol tersebut menjadi gol ke-57 Mbappé bersama Timnas Prancis. Catatan itu membuat penyerang Real Madrid tersebut menyamai rekor Olivier Giroud sebagai pencetak gol terbanyak Les Bleus.

Mbappé mencapai angka tersebut dalam penampilannya yang ke-99 bersama tim nasional. Sementara itu, Giroud membukukan 57 gol dari 137 pertandingan sepanjang karier internasionalnya.

Perbandingan jumlah penampilan tersebut memperlihatkan tingkat produktivitas Mbappé. Ia tidak hanya mencetak gol secara konsisten, tetapi juga melakukannya dalam jumlah pertandingan yang lebih sedikit.

Bradley Barcola Memperbesar Keunggulan Prancis

Gol pertama mengubah jalannya pertandingan. Prancis bermain lebih percaya diri, sedangkan Senegal mulai meninggalkan ruang ketika berusaha mengejar ketertinggalan.

Didier Deschamps kemudian memasukkan Bradley Barcola untuk menambah kecepatan di sisi serangan. Keputusan tersebut memberikan dampak langsung karena Barcola berhasil mencetak gol kedua Prancis melalui serangan balik.

Senegal tidak menyerah meskipun tertinggal dua gol. Ibrahim Mbaye memperkecil kedudukan menjadi 2-1 pada masa tambahan waktu melalui tembakan keras yang gagal dihentikan Mike Maignan.

Gol itu sempat memberikan harapan kepada Senegal. Namun, Prancis hanya membutuhkan waktu singkat untuk kembali memperlebar keunggulan.

Baca Juga : “Kylian Mbappe Siap Berubah demi Juara Piala Dunia 2026“

Tembakan Jarak Jauh Mengantar Mbappé ke Puncak

Mbappé memastikan kemenangan Prancis melalui gol spektakuler dari luar kotak penalti pada pengujung pertandingan. Tembakannya melaju deras dan tidak mampu dijangkau Mendy.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 3-1 sekaligus membawa Mbappé melampaui Giroud. Dengan koleksi 58 gol, ia resmi berdiri sendiri di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Prancis.

Pencapaian itu memiliki arti penting bagi Mbappé karena ia memecahkan rekor dalam pertandingan Piala Dunia. Sang kapten tidak hanya membawa negaranya meraih kemenangan, tetapi juga menorehkan namanya dalam sejarah sepak bola Prancis.

Menurut laporan Reuters, Mbappé mengatakan bahwa dirinya bermain untuk meninggalkan jejak dalam sejarah negaranya dan membantu Prancis menjuarai Piala Dunia. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa ambisinya tidak berhenti pada pencapaian individu.

Olivier Giroud Memberikan Selamat kepada Mbappé

Olivier Giroud menerima keberhasilan Mbappé memecahkan rekornya dengan sikap positif. Mantan penyerang Arsenal, Chelsea, dan AC Milan tersebut memberikan selamat kepada juniornya seusai pertandingan.

Giroud, yang bertugas sebagai pengamat pertandingan untuk BBC, mengaku bahagia melihat Mbappé mencapai rekor tersebut. Ia juga menyebut Mbappé telah berjanji memberikan kostum yang dikenakannya dalam pertandingan melawan Senegal.

Respons Giroud memperlihatkan hubungan saling menghormati di antara dua penyerang penting dalam sejarah Les Bleus. Keduanya pernah menjadi bagian utama Timnas Prancis dalam sejumlah turnamen internasional.

Giroud selama bertahun-tahun memegang rekor 57 gol. Kini, tongkat estafet tersebut beralih kepada Mbappé yang masih memiliki kesempatan panjang untuk menambah jumlah golnya.

Mbappé Mengoleksi 14 Gol di Putaran Final Piala Dunia

Dua gol ke gawang Senegal juga meningkatkan koleksi Mbappé di putaran final Piala Dunia menjadi 14 gol. Jumlah tersebut menempatkannya sejajar dengan legenda Jerman, Gerd Müller.

Mbappé kini hanya terpaut dua gol dari Miroslav Klose. Mantan penyerang Timnas Jerman itu masih memegang rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 16 gol.

Peluang Mbappé melewati rekor tersebut terbuka karena Piala Dunia 2026 baru memasuki fase grup. Prancis masih memiliki sedikitnya dua pertandingan sebelum menentukan kelolosan ke fase gugur.

Ketajamannya di turnamen terbesar sepak bola dunia telah terlihat sejak edisi 2018. Mbappé mencetak empat gol ketika membantu Prancis menjadi juara di Rusia, kemudian mengemas delapan gol dan meraih Sepatu Emas pada Piala Dunia 2022.

Tambahan dua gol melawan Senegal membuat reputasinya sebagai pemain spesialis turnamen besar semakin kuat. Namun, konsistensi dan perjalanan Prancis dalam kompetisi akan menentukan apakah ia mampu melewati rekor Klose.

Prancis Mengalihkan Fokus ke Pertandingan Melawan Irak

Kemenangan atas Senegal memberikan awal positif bagi perjalanan Prancis di Grup I. Namun, permainan pada babak pertama menunjukkan bahwa Les Bleus masih memiliki sejumlah aspek yang harus diperbaiki.

Deschamps perlu meningkatkan kontrol lini tengah dan mengurangi kesalahan umpan. Prancis juga tidak dapat terus bergantung pada kualitas individu Mbappé ketika menghadapi lawan yang mampu bertahan dengan disiplin.

Les Bleus selanjutnya dijadwalkan menghadapi Irak di Philadelphia pada Senin, 22 Juni 2026. Setelah itu, Prancis akan melawan Norwegia dalam pertandingan terakhir fase grup pada 26 Juni 2026.

Pertandingan menghadapi Irak dapat menjadi kesempatan bagi Prancis untuk memperkuat posisinya di klasemen. Laga tersebut juga membuka peluang bagi Mbappé untuk menambah koleksi golnya bersama tim nasional dan mendekati rekor gol Piala Dunia milik Klose.

Penampilan melawan Senegal membuktikan bahwa Mbappé mampu menentukan hasil pertandingan meskipun tidak selalu tampil dominan sejak menit pertama. Dengan rekor 58 gol untuk Les Bleus dan 14 gol di Piala Dunia, sang kapten kini memasuki fase baru dalam kariernya sebagai legenda hidup sepak bola Prancis.

Exit mobile version