kabardetik.id – Tersingkirnya Skotlandia dari Piala Dunia FIFA 2026 membuat Steve Clarke mengambil keputusan besar. Pelatih berusia 62 tahun itu resmi mundur dari kursi pelatih kepala setelah Skotlandia gagal menembus babak gugur.
Keputusan tersebut diumumkan pada 27 Juni 2026. Pengunduran diri ini sekaligus mengakhiri tujuh tahun masa kerja Clarke bersama tim nasional Skotlandia.
Skotlandia Gagal Lolos dari Grup C
Skotlandia sebenarnya membuka perjalanan di Grup C dengan hasil positif. Mereka menang 1-0 atas Haiti dan sempat menjaga peluang untuk lolos ke fase gugur.
Namun, situasi berubah setelah Skotlandia kalah 0-1 dari Maroko dan tumbang 0-3 dari Brasil. Hasil itu membuat mereka hanya mengumpulkan tiga poin dari tiga pertandingan.
Skotlandia finis di posisi ketiga Grup C. Akan tetapi, perolehan tersebut tidak cukup untuk membawa mereka masuk dalam daftar delapan tim peringkat ketiga terbaik.
Hasil Kroasia Membuat Skotlandia Tersingkir
Harapan Skotlandia untuk lolos akhirnya benar-benar tertutup setelah Kroasia menang 2-1 atas Ghana. Hasil tersebut membuat posisi Skotlandia tidak lagi aman dalam persaingan peringkat ketiga terbaik.
Kegagalan ini terasa menyakitkan karena Piala Dunia 2026 menjadi penampilan pertama Skotlandia di turnamen tersebut setelah absen selama 28 tahun.
Baca Juga : “Prediksi Kolombia vs Portugal : Perebutan Apakah Tim Ronaldo Bisa Merebut Peringkat Pertama Fase Grup?“
Steve Clarke Tinggalkan Warisan Penting
Steve Clarke mulai menangani Skotlandia pada 2019. Selama masa kepemimpinannya, ia membawa tim tampil di tiga turnamen besar beruntun, yakni Euro 2021, Euro 2024, dan Piala Dunia 2026.
Catatan itu membuat Clarke dikenang sebagai salah satu pelatih paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Skotlandia. Ia berhasil mengembalikan kepercayaan diri tim nasional setelah lama kesulitan bersaing di level elite.
Kontrak Baru Hingga 2030 Berakhir Lebih Cepat
Pengunduran diri Clarke cukup mengejutkan karena ia baru menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2030 sebulan sebelum Piala Dunia 2026 dimulai.
Kontrak tersebut sebelumnya menjadi tanda kepercayaan Scottish FA terhadap proyek jangka panjang Clarke. Namun, kegagalan di fase grup membuat situasi berubah cepat.
Dalam pernyataan terbukanya, Clarke menyampaikan kebanggaan atas perjalanan tim selama masa kepemimpinannya. Scottish FA melalui Kepala Eksekutif Ian Maxwell juga mengakui kontribusi besar Clarke untuk sepak bola Skotlandia.
Scottish FA Harus Menentukan Arah Baru
Kepergian Steve Clarke membuat Scottish FA harus segera menentukan langkah berikutnya. Federasi perlu mencari sosok pelatih baru yang mampu melanjutkan fondasi yang sudah dibangun selama tujuh tahun terakhir.
Meski berakhir dengan kegagalan di Piala Dunia 2026, era Clarke tetap meninggalkan pencapaian penting. Ia membawa Skotlandia kembali ke panggung besar dan membuka harapan baru bagi generasi berikutnya.











