Striker AC Milan Alami Cedera Kambuhan dan Mandul Gol

AC Milan

Kondisi Terkini Santiago Gimenez Setelah Cedera Panjang

Santiago Gimenez masih belum kembali merumput bersama AC Milan sejak cedera pergelangan kaki yang ia alami akhir Oktober lalu. Penyerang asal Meksiko itu absen selama enam pekan, dan kini kondisi fisiknya menjadi perhatian utama staf medis Rossoneri. Meski telah menjalani perawatan konservatif, pemulihan Gimenez belum menunjukkan kemajuan berarti.

Dalam laporan terbaru, pemain berusia 24 tahun tersebut dikabarkan telah bertolak ke Belanda untuk menemui spesialis medis. Tujuan utamanya adalah mencari solusi jangka panjang, termasuk kemungkinan operasi, setelah menjalani masa pemulihan non-bedah tanpa hasil signifikan.

Baca Juga : “PSSI Kantongi 2 Kandidat Pelatih, Ini Jadwal Umumannya“

Performa Menurun: Produktivitas Gol Santiago Gimenez Menjadi Sorotan

Sebelum dihantam cedera, Gimenez sudah menunjukkan tanda-tanda penurunan performa. Dalam 11 penampilan musim ini, dia hanya mampu mencetak satu gol, dan itu pun terjadi di ajang Coppa Italia. Hingga kini, ia belum mencatatkan satu pun gol di Serie A, liga yang menjadi parameter utama ketajaman striker Milan.

Laga terakhir Gimenez bersama Milan tercatat pada 28 Oktober saat melawan Atalanta. Dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1 itu, dia tampil sebagai starter dan diduetkan dengan Rafael Leao. Sayangnya, kombinasi keduanya gagal membuahkan gol, menandai fase tumpul lini serang Milan.

Cedera Pergelangan Kaki Kian Memburuk: Jalur Operasi Jadi Pilihan

Setelah cedera saat melawan Atalanta, Gimenez melewatkan enam pertandingan penting. Ia absen di laga-laga besar seperti kontra AS Roma, Inter Milan, dan Lazio. Situasi ini memperburuk krisis lini depan Rossoneri, apalagi pengganti Gimenez, Christopher Nkunku, juga belum memberikan kontribusi maksimal dalam urusan mencetak gol.

Menurut laporan dari MilanNews.it dan dikutip juga oleh Football Italia, Gimenez telah mengunjungi mantan klubnya, Feyenoord, di Rotterdam. Di sana, ia menjalani pemeriksaan lanjutan dengan spesialis yang mengenal riwayat cederanya. Ada kemungkinan besar bahwa striker ini akan menjalani operasi untuk menyelesaikan masalah pergelangan kaki yang kambuhan.

Santiago Gimenez Dipastikan Absen di Supercoppa Italiana

Kondisi medisnya membuat Gimenez dipastikan tidak akan diboyong ke Riyadh untuk laga semi final Supercoppa Italiana menghadapi Napoli. Absennya dia semakin mempersempit pilihan pelatih Milan dalam menurunkan formasi terbaik, terutama mengingat penurunan performa sektor serang yang semakin mencolok.

Dengan sisa musim 2025/2026 yang masih cukup panjang, Milan berupaya mengembalikan kebugaran sang pemain. Keputusan menjalani operasi dianggap sebagai langkah penting agar Gimenez bisa pulih total dan mendapatkan menit bermain menjelang Piala Dunia 2026, turnamen besar yang akan digelar di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.

Riwayat Cedera Santiago Gimenez: Masalah Lama yang Terulang

Gimenez memang tidak asing dengan masalah kebugaran. Sejak tiba di Milan pada paruh kedua musim 2024/2025, ia sempat tampil menjanjikan dengan mencetak enam gol dan dua assist dalam 17 pertandingan. Namun, saat itu ia juga sempat absen satu laga karena cedera memar.

Sebelumnya, ketika masih membela Feyenoord, ia pernah mengalami cedera paha yang cukup serius. Cedera tersebut membuatnya menepi selama lebih dari dua bulan dan melewatkan 15 pertandingan bersama klub dan tim nasional. Data ini menunjukkan bahwa cedera menjadi masalah yang berulang dalam karier sang pemain.

Saat ini, cedera pergelangan kaki telah membuat Gimenez absen selama lebih dari 62 hari, hampir menyamai masa pemulihan cederanya saat masih di Belanda. Cedera yang berulang ini dapat memengaruhi kepercayaan staf pelatih dalam mengandalkannya sebagai ujung tombak utama Milan.

Perjalanan Karier Santiago Gimenez Sebelum Gabung Milan

Santiago Gimenez mengawali karier profesionalnya bersama klub Meksiko, Cruz Azul, dari tahun 2017 hingga 2022. Ia lalu hijrah ke Eropa dengan bergabung ke Feyenoord. Pada musim 2022/2023, ia tampil gemilang dan membantu tim menjuarai Eredivisie.

Selama memperkuat Feyenoord, ia mencetak 65 gol dan 14 assist dalam 105 pertandingan di semua kompetisi. Performa terbaiknya terjadi di musim 2022/2023 ketika ia sukses membukukan 23 gol dan menjadi kunci kemenangan Feyenoord di berbagai laga krusial.

Namun sejak pindah ke AC Milan, produktivitasnya menurun drastis. Dalam 30 pertandingan, ia hanya mencetak tujuh gol. Cedera menjadi salah satu penyebab utama penurunan performanya, sekaligus menjadi tantangan terbesar yang harus ia lewati untuk kembali ke performa puncaknya.

Tantangan Milan di Lini Depan Tanpa Ketajaman Striker

Absennya Gimenez menambah beban di lini serang AC Milan. Pelatih Massimiliano Allegri kini dihadapkan pada krisis produktivitas gol. Rafael Leao yang diharapkan menjadi solusi, belum menunjukkan konsistensi. Sementara itu, Christopher Nkunku yang diplot sebagai pengganti belum mampu menembus pertahanan lawan dengan efektif.

Kondisi ini menciptakan tekanan besar di tengah ambisi Milan untuk meraih trofi domestik dan tampil kompetitif di Eropa. Manajemen klub kemungkinan akan mempertimbangkan langkah strategis di bursa transfer Januari, mengingat kondisi striker utama mereka masih belum pasti.

Peluang Gimenez di Piala Dunia 2026 Masih Terbuka

Meski sedang menjalani masa sulit, peluang Gimenez tampil di Piala Dunia 2026 tetap terbuka. Turnamen besar itu menjadi target penting bagi pemain asal Meksiko ini. Ia membutuhkan pemulihan total dan menit bermain reguler agar bisa masuk ke dalam skuad final timnas.

Dengan usia yang masih 24 tahun dan pengalaman di dua benua, Gimenez tetap memiliki modal untuk bersaing. Namun ia harus membuktikan kebugarannya dan menunjukkan bahwa ia telah bangkit dari krisis cedera yang menghambat performanya dalam dua musim terakhir.

Penutup: Jalan Panjang Pemulihan Santiago Gimenez

Cedera kambuhan dan ketajaman yang menurun membuat Santiago Gimenez berada di persimpangan penting dalam kariernya. Langkah menjalani operasi bisa menjadi titik balik bagi striker muda ini. AC Milan pun harus bersabar dan berharap proses pemulihan berjalan lancar.

Jika berhasil melewati fase ini, Gimenez bukan hanya berpeluang bangkit di Serie A, tetapi juga mengukir prestasi di panggung dunia bersama tim nasional Meksiko. Masa depan masih panjang, tetapi segalanya akan bergantung pada keputusan medis dan tekad sang pemain untuk pulih total dan kembali mencetak gol.

Baca Juga : “Bila Penyerang MU Sulit Digaet, AS Roma Membidik Raspadori Sebagai Alternatif“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *